Pages

Selasa, 01 November 2011

SMK Negeri 2 Jiwan Kabupaten Madiun

Wow, Kirim Alumni ke Jepang
CARI kerja di zaman sekarang memang susah. Tapi, itu nggak berlaku bagi lulusan SMKN 2 Jiwan Kabupaten Madiun. Maklum, mereka sudah dibekali life skill sesuai bidang ilmu yang ditekuni. Apalagi, pihak sekolah juga nggak tinggal diam dengan membantu menyalurkan alumni ke ke berbagai perusahaan.
Bahkan, lewat kerja sama dengan JIAEC (Japan Indonesia Economic Center), Agustus lalu SMKN 2 Jiwan memberangkatkan tiga alumni ke Jepang. Mereka mengikuti on job training selama 3 tahun di Negeri Sakura. ‘’Bulan ini sekolah kami dipakai untuk seleksi on job training ke Jepang untuk periode pemberangkatan Januari nanti,’’ terang Bu Wiwik Wiyati, kepala sekolah.
Masih kaitannya sama dunia kerja, siswa SMKN 2 Jiwan dibekali keterampilan tambahan. Jurusan teknik kendaraan ringan, misalnya, meluncurkan program stir mobil. ‘’Dengan harapan selain menguasai enginee, siswa juga mahir mengoperasikan kendaraan. Yang pasti, siswa tak perlu kursus di luar dengan biaya yang lebih mahal,’’ ujar Pak Suharto, penanggung jawab program.
Hal yang sama diberikan pada siswa Untuk jurusan pemesinan. Selain mendapatkan keterampilan sesuai kurukulum, mereka dibekali keterampilan kusus di bidang fabrikasi. Melalu program ini siswa dilatih bekerja mandiri atau berwirausaha. ‘’Program ini sudah menghasilkan produk yang laku dipasarkan, baik kalangan sendiri maupun luar sekolah. Misalnya rak sepatu, vas bunga, pintu harmonica, tempat pot bunga dan sebagainya,’’ tutur Pak Darminto, kaprogdi pemesinan.
Jurusan akuntansi nggak mau kalah. Siswanya dibekali keterampilan khusus di bidang perdagangan dan keuangan lewat business center. ‘’Anak-anak juga diberi bekal etika berbisnis dengan benar,’’ kata Bu Widi Widayati, kaprogdi akuntansi. (*)

SMKN 2 JIWAN RAYAKAN ULTAH KE-7 SEKOLAH
BESAR-BESARAN
SMKN 2 Jiwan Kabupaten pada bulan Oktober lalu tepat berusia 7 tahun. Momen 7 tahun berdirinya sekolah ini dirayain secara besar-besaran. Mulai dari lomba olah raga antar-kelas, teatrikalisasi puisi, story telling, sampai fashion show.
Nggak cuma siswa-siswi yang berpartisipasi, bapak dan ibu guru juga dilibatkan lho. Mereka ikutan lomba nyunggi tampah dan memasak nasi goreng. Juga ada kakak-kakak mahasiswa PPL dari IKIP PGRI Madiun. Seru banget pokoknya. ‘’Ulang tahun ke-7 ini diharapkan sebagai momentum untuk menjadikan sekolah semakin kompetitif dan diperhitungkan masyarakat,’’ kata Bu Wiwik Wiyati, Kepala SMKN 2 Jiwan.
Memeriahkan ultah sekolah ke-7, juga diadain beberapa kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar seperti pasar malam dan servis gratis sepeda motor bekerja sama dengan salah satu dealer di Madiun. ‘’Kami juga mengadakan donor darah serta jalan sehat,’’ ungkap Bu Wiwik.
Bu Wiwik mengatakan, usia tujuh tahun boleh dibilang masa di mana sekolah masih butuh pengembangan, baik sektor fisik maupun non fisik. ‘’Dan, ini diperlukan semangat kerja semua elemen sekolah yang tinggi demi memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik,’’ imbuhnya.
SMKN 2 Jiwan dulunya bernama SPMA (Sekolah Pertanian Menengah Atas) yang berdiri pada 1968. Kemudian, pada 1996 berubah menjadi Sekolah Menegah Kejuruan Abdi Negara. Akhirnya pada 2004 berubah statusnya menjadi SMKN 2 Jiwan Kabupaten Madiun. (*)

Kerja Keras Antar Bayu Juara Menulis Opini
DIAM-DIAM, SMKN 2 Jiwa Kabupaten Madiun ternyata gudangnya penulis berbakat. Setidaknya itu terlihat saat Unmer Madiun ngadain lomba menulis opini tingkat Kota/Kabupaten Madiun, SMKN 2 Jiwan menempatkan empat wakilnya di babak final. Hebat kan!
Keempat siswa tersebut adalah Bayu Ramadhan, Yayang Limas Kurnia Jaya, Febi, dan Novi. Dan, bintangnya adalah Bayu. Di final yang digelar 22 Oktober lalu dan diikuti 20 finalis itu Bayu menyabet juara II. ‘’Temanya konservasi lingkungan hidup,’’ kata Bayu.
Keberhasilan siswa kelas XII M3 program keahlian Teknik Permesinan itu meraih juara II nggak lepas dari kerja kerasnya menyiapkan diri sebelum lomba. ‘’Banyak berlatih, pantang menyerah, nggak mudah putus asa, juga berdoa,’’ ungkap Bayu sembari menambahkan kalaui keberhasilannya itu juga berkat bimbingan Pak Mahmudi.
Ngomongin soal prestasi, yang diraih SMKN 2 Jiwan sudah seabrek. Tahun ini saja ada belasan. Antara lain, juara II lomba yel-yel se-Karesidenan Madiun, juara I daur ulang sampah tingkat Kabupaten Madiun, juara III putri penegak kreasi Korwil Madiun, juara I siswa teladan SMK se-Kabupaten Madiun kelompok Teknologi, juara I siswa teladan SMK se-Kabupaten Madiun kelompok Bisnis Manajemen, dan masih banyak lagi. (*)

Borong Juara Siswa Teladan
PEMILIHAN siswa teladan SMK tingkat Kabupaten Madiun yang diselenggarakan Dinas Pendidikan bekerja sama dengan SMKN Wonoasri bulan kemaren, terasa istimewa bagi SMKN 2 Jiwan.
Bagaimana tidak, dua wakil SMKN 2 Jiwan meraih juara. Mereka adalah Gunawan dari progam keahlian Teknik Kendaraan Ringan dan Intan Permatasari dari progam keahlian Akuntansi.
“Sempat nervous juga menjelang presentasi, karena peserta lain bagus-bagus. Tapi berkat motivasi dan dukungan guru pembimbing, aku bisa mengatasinya dan tampil percaya diri. Pastinya ini pengalaman berharga banget buat aku,’’ ujar Intan.
Kesan mendalam juga dirasakan Gunawan yang menyabet juara lewat karya tulisnya berjudul “Soda Kue sebagai Penghemat Bahan Bakar Kendaraan Bermotor”. ‘’Persiapannya kurang maksimal karena waktunya mepet banget. Untungnya, guru pembimbing terus kasih support,’’ katanya. (*)

Raih NUN Tertinggi, Kejar ISO
SIAPA bilang siswa sekolah pinggiran nggak bisa berprestasi. Pada ujian nasional (unas) yang lalu, SMKN 2 Jiwan mencatat nilai ujian nasional (NUN) tertinggi se-Kabupaten Madiun lho. Sedangkan untuk tingkat provinsi menduduki urutan ke-4.
Nggak gampang buat meraih prestasi itu. Persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum UAN. Misalnya bimbingan belajar intensif 4 kali seminggu selama 4 bulan. Nggak cuma itu, sekolah juga ngadain tryout sampai 17 kali. ‘’Kami juga wanti-wanti ke orang tua siswa agar mengawasi putra putrinya saat belajar di rumah, “ kata Bu Wiwik Wiyati, Kepala SMKN 2 Jiwan.
Dari prestasi itu serta kesiapan sumber daya manusia (SDM)-nya, SMKN 2 Jiwan memberanikan diri untuk melaksanakan program ISO 9001:2008 tentang manajemen. ‘’Program ini diharapkan bisa terwujud tahun ini,’’ ungkapnya.
Bu Wiwik menuturkan, ISO adalah standar internasional tentang pelaksanaan organisasi di suatu lembaga, baik pemerintah maupun swasta. ‘’Adapun harapan dari sekolah melalui program ISO ini semua siswa bisa terserap ke dunia industri, meningkatkan disiplin serta tertib administrasi bagi guru karyawan dan siswa, serta agar pelayanan pendidikan lebih optimal,’’ terang bu kepala sekolah yang murah senyum ini. (*)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Exmud Online © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum